Sabtu, 01 Desember 2012

Menunda pernikahan

Banyak laki-laki yang sudah diatas kepala 3 atau kepala 4 masih saja menjomblo. Padahal sebenarnya mereka tidak jelek-jelek amat, atau kere-kere amat. Bahkan banyak juga yang sifatnya jujur, baik, jauh dari pelanggaran hukum tapi masih saja sendiri. Apa ya penyebabnya......? Apa mereka tidak Percaya Diri (Pede). Mungkin ini berhubungan dengan sifat dasarnya. Tidak mau menyusahkan orang lain. Orang baik tapi tapi tak punya modal juga menjadi kendala. Baik tapi kantongnya tipis menjadi salah satu halangan dalam berjodoh. Banyak orang baik seringkali terpinggirkan. Hanya dibutuhkan pertolongannya saja untuk kemudian dilupakan. Lebih memilih yang berkantong tebal daripada kantong yang tipis. Apa jaman sekarang sudah lebih materialistis ya. Ini hanya salah satu penyebab saja. Ya itulah efek dari pemahaman yang salah kaprah. Budaya instan, hedonistis, populer, jalan pintas. Akibat dari informasi yang diterima setiap hari. Kini orang tanpa punya fasilitas akan terpinggirkan. Jadi mempunyai materi itu sifatnya harus. Tanpa materi yang cukup tampaknya kesulitan akan terbentang di depan. Terus terang budaya Indonesia sedang diserbu dan ditaklukkan oleh budaya luar yang buruk. Budaya materialistis, hedonis, instan, to the point, pragmatis, selingkuh, bohong dll. Ya budaya rendah hati, ramah tamah, sopan santun, apa adanya, jujur digantikan oleh budaya luar seperti yang diatas. Ini akibat dari tontonan sehari-hari. Pencucian otak yang terus menerus. Sejak anak balita sudah dijejali tontonan buruk. Efek yang yang dihasilkan dari tontonan amatlah besar. Karena sampai terbawa ke dalam mimpi seseorang. Jadi yang berhasil didalam menaruh pengaruh kedalam otak adalah yang mempunyai media. Media itu banyak antara lain, bacaan, tontonan, atau pendengaran.  Nah itu semua akan menyebabkan orang-orang banyak yang menjadi tidak pede. Tidak pede kalau tidak mempunyai fasilitas atau materi. Dampaknya banyak penundaan usia pernikahan. Harus mempunyai sejumlah materi tertentu dulu sebelum berani menikah. Modal jujur, baik, belumlah dipandang cukup. Hati-hatilah dengan memilih tontonan anda dan terutama anak-anak anda. Jadi orang tua jaman sekarang berpacu dengan kemajuan teknologi. Karena orang tua seringkali ketinggalan dan tidak bisa menyesuaikan dengan keadaan jaman. Ikut-ikutan terbawa arus jaman yang berputar-putar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar